- Oleh :
- YASEMA Centre
Organisasi karang taruna harus dapat beradaptasi dengan perubahan zaman. Selain itu organisasi ini pun dituntut untuk bisa lebih mandiri dan inovatif dalam mengemas program yang dapat mengangkat potensi daerah. Pemahaman dan ide tersebut dikatakan oleh Ketua Karang Taruna Kota Bandung periode 2014-2019, Tubagus Fiki Chikara Satari, 38. Pria yang akrab di sapa Fiki ini memaparkan misi dan visinya dalam acara yang digelar di Karang Taruna RW 04 Balong Gede, Kecamatan Regol, Kota Bandung, tempo lalu.
“Karang Taruna harus memiliki semangat kesetiakawanan sosial dan kemandirian, dengan merebranding karang taruna agar citra dan identitasnya lebih relevan dengan masa kini,” ucap Fiki yang juga tercatat sebagai Dosen Fakultas Ekonomi Unpad ini. Menurutnya karang taruna merupakan kumpulan anak muda dan menjadi garda terdepan dalam mengawal program pemerintah.
Kemandirian harus dimiliki agar karang taruna mampu berwirausaha secara sistematis dan berkelanjutan. Syaratnya para pengurusnya harus melek teknologi sebagai jalan menjadi komunikasi dan koordinasi baik internal maupun eksternal. Saat ini di Kota Bandung terdapat 1.561 RW, jika setiap RW memiliki anggota karang taruna sebanyak 30 orang maka akan ada 450.000 lebih pemuda yang bisa di gerakkan.

