- Oleh :
- Mang Kuwu
melelapkan tidurku yang sesekali menciptakan mimpi,,
ada segurat bayangan tua di mimpiku,
mengintaiku seolah ingin membangunkanku dari tidurku,,
sebuah bayangan klise tersenyum dengan kerut di pipinya,,
senyum itu adalah senyum yang dulu biasa ku lihat setiap saat,,
senyum yang slalu bisa ku miliki,,
dan senyum dari seseorang yang selalu mampu buat hati ini bergetar..
Papah,,
aku tahu,, kau datang di tidurku untuk menegurku...
Memastikan keadaanmu... untuk menyampaikan sebuah ucap :
Meskipun hadirmu hanya dalam bentuk klise,,
tapi aku tetap merasa kau nyata...
Seandainya,,,
Bulan dan bintang malam itu adalah rasa dekatku denganmu
Sungguh aku tak tahu bagaimana menghadirkan kembali bulan dan bintang itu
karena matahari telah menenggelamkannya
Apakah ini cemburu,,,???
Entahlah,, aku tak tahu....
Aku hanya merasakan rasa memilikimu terusik oleh seseorang
yang seharusnya tak boleh mengganggu kedekatanku denganmu
Tapi,, aku tak bisa mencegahnya
Ini sudah menjadi kodrat Illahi,,,
Betapa sedih dan perih, semua bersatu dalam tangisan
Tetesan air mata hati seakan tak bisa ditahan
Orang lain menghibur dengan nasehat, mengibur dengan tangisan
Belum sempat mengerti yang diharapkan dari seorang yang gagah perkasa
Papah...
Namun ini harus ku jalani walau terasa sangat berat ku jalani
Aku sangat merindukanmu Papah...
langit mendung turut berduka…
semua orang riuh rendah bercerita..
tentang segala amal kebaikanmu…
di bawah nisan dan kambojamu
aku duduk dengan termangu..
ku jatuhkan air mata untukmu
Papah…..
kau yang mengajarkan aku tentang arti kehidupan
kau ajarkan aku bagaimana cara menjadi orang tua dari anak2ku
kau ajarkan aku bagaimana cara menjadi suami dari Istriku
kini Papah pergi…pergi untuk selamanya….
Janjiku padamu Papah,,,,
Aku akan menjadi seorang anak yang menjadi kebanggaanmu
Walau aku belum sempat membuatmu bangga sedikitpun,
Namun ketulusan kata dan sikapku ini akan kulakukan hingga akhir hayaktu kelak
Papah...
Terima kasih atas semuanya
Semua kasih sayang yang kau curahkan
Semua pengorbanan yang kau lakukan
Papah...
Aku akan slalu merindukanmu
Merindukan saat-saat bersamamu
Merindukan kasih sayang darimu
Papah...
Ingin rasanya aku berjumpa denganmu
Walau hanya dalam mimpiku
Walau hanya memandang wajahmu
Saat ku butuh Papah
Saat ku rindu Papah
Hanya selembar foto peninggalmu
Yang dapat mengobati rasa rinduku
Tuhan..
Sungguh aku tak pernah rela kehilangan dia
Namun aku sadar semua ini milikimu
Dan akan kembali kepadamu
Tuhan…….
Aku titip dia di syurgamu....
Peluk dia sebagaimana dulu dia
memelukku dengan rasa kasih sayang..
Jagalah dia selalu
Bahagiakan dia di sisimu
Karena dia adalah Ayah terbaikku
Selamat jalan Papah,,,
Semoga engkau bahagia di sisi-Nya
Semoga papah dapat berkumpul kembali dengan Mamah yang telah menantimu di Surga
tapi ku percaya kau kan bahagia disana..!!
Amiin yaa Allah yaa robal'alamin. .
Bandung, 14 Februari 2013


